TRENDING
Satu transaksi QRIS Tap selesai dalam sekitar 0,3 detik — pembeli cukup menempelkan HP ke terminal, tanpa buka aplikasi dan tanpa scan QR. Buat seller yang antreannya menumpuk saat ramai, selisih detik itu berarti lebih banyak pesanan tuntas.
Bank Indonesia meluncurkan layanan ini pada 14 Maret 2025, dan sepanjang 2026 pemakaiannya merembet dari transportasi ke ritel. Kami melihat makin banyak seller omnichannel — yang jualan di TikTok Shop sekaligus punya toko fisik atau ikut bazar — mulai menanyakan teknologi ini. Artikel ini membedah cara kerjanya dan kapan ia benar-benar berguna buat Anda.
QRIS Tap adalah metode pembayaran QRIS berbasis NFC (Near Field Communication) yang memungkinkan transaksi cukup dengan menempelkan ponsel ke terminal merchant. Bedanya dengan QRIS biasa jelas: tidak ada lagi proses buka aplikasi, arahkan kamera, lalu pindai kode.
Menurut informasi resmi Bank Indonesia, teknologi ini menggabungkan sistem Consumer Presented Mode dengan NFC. Ada dua fitur: Single Tap untuk transaksi ritel sekali bayar, dan Tap In Tap Out untuk tarif dinamis di transportasi publik.
| Aspek | QRIS Scan (biasa) | QRIS Tap |
|---|---|---|
| Cara bayar | Buka app, scan QR, input nominal | Tempel HP ke terminal |
| Kecepatan | Beberapa detik | Sekitar 0,3 detik |
| Teknologi | Kamera & kode QR | NFC |
| Perangkat merchant | Cukup cetak QR | Butuh reader NFC |
Alurnya sesederhana namanya. Pembeli membuka fitur pembayaran tap di aplikasi bank atau dompet digital, menempelkan HP ke reader, dan transaksi terkonfirmasi seketika.
Saat diluncurkan, sekitar 15 bank dan penyedia dompet digital sudah mendukung, termasuk BCA, BNI, BRI, Mandiri, Bank Mega, GoPay, ShopeePay, DANA, dan Netzme. Awalnya fitur ini tersedia di aplikasi berbasis Android, dan Apple mulai membuka akses NFC di iPhone untuk mendukungnya — memperluas calon penggunanya.

Buat seller, nilai utamanya ada di kecepatan dan pengalaman checkout. Antrean lebih cepat cair, dan risiko salah input nominal berkurang.
Kalau Anda mengelola penjualan lintas kanal, integrasi pembayaran seperti ini melengkapi strategi omnichannel UMKM yang kami dorong ke banyak klien.
Sebagai merchant, Anda butuh dua hal: akun QRIS aktif dan terminal yang mendukung NFC. Ini langkahnya.
Fitur ini paling masuk akal untuk seller yang punya titik jual fisik atau event. Kalau Anda murni online, manfaat langsungnya masih terbatas — cukup pantau perkembangan adopsi ritelnya.
Skalanya masih kecil dibanding QRIS biasa, dan pemakaiannya belum wajib. Sampai Mei 2026, nilai transaksi tercatat Rp6,29 miliar dengan 634.498 transaksi pada Mei — tumbuh 3,1% dibanding bulan sebelumnya. Dari yang kami amati di lapangan, adopsi tercepat justru di seller yang punya titik jual fisik.
Sebagai perbandingan, data Bank Indonesia yang dikutip Kompas menunjukkan QRIS didominasi UMKM, dengan lebih dari 40 juta merchant dan puluhan juta pengguna. BI menargetkan 60 juta pengguna QRIS pada 2026. Fondasinya sudah ada — tinggal menunggu terminal ritel menyebar. Untuk sekarang, aktifkan kalau Anda punya toko fisik; kalau murni online, fokus dulu ke hal yang langsung berdampak seperti mengatur pencairan dana dan arus kas.
Arah pengembangannya juga meluas. BI menargetkan QRIS nasional menembus 17 miliar transaksi dan 45 juta merchant pada 2026, plus perluasan QRIS antarnegara ke delapan negara. Buat seller yang melayani turis atau pembeli lintas negara, ekosistem pembayaran ini akan makin relevan dalam satu hingga dua tahun ke depan.
Skema biaya mengikuti ketentuan QRIS yang berlaku dari penyedia Anda. Konfirmasikan tarif Merchant Discount Rate ke bank atau penyedia jasa pembayaran sebelum mengaktifkan.
Pembeli butuh ponsel dengan NFC dan aplikasi yang mendukung fitur ini. Awalnya terbatas di Android, dan akses di iPhone mulai dibuka.
Ini pembayaran digital nontunai instan di titik jual, sedangkan COD adalah bayar tunai saat barang tiba. Keduanya bisa saling melengkapi sesuai kanal jualan Anda.
Manfaat langsungnya terbatas karena fitur ini dipakai di titik jual fisik. Seller online sebaiknya memantau adopsinya sambil mengoptimalkan pembayaran yang sudah ada.
QRIS Tap menunjukkan arah jelas pembayaran ritel Indonesia: lebih cepat, contactless, dan menempel pada ekosistem QRIS yang sudah masif. Buat seller omnichannel, mengaktifkannya lebih awal memberi pengalaman checkout mulus; buat seller online, cukup pantau dulu. Sambil menata pembayaran, jangan lupakan strategi produk — pahami juga bagaimana prioritas produk lokal di marketplace mengubah cara pelanggan menemukan toko Anda.
Mau menyusun strategi jualan lintas kanal yang rapi dari produk sampai pembayaran?